Kiat Berbisnis dengan Pengusaha Arab Saudi

Wednesday, 30 May 2012     (hits 1323)

1). Untuk mengadakan pendekatan bisnis dengan pengusaha Arab
Saudi, harus sekaligus mengadakan pendekatan sosial dengan sopan
dan ramah tamah. Karena kalau kita melakukan tindakan tersebut,
dianggap sangat memperhatikan mereka dan mereka menjadi tidak
angkuh.
 
2). Apabila tamu, orang tua atau orang yang berkedudukan tinggi
memasuki atau meninggalkan ruangan pertemuan, semua yang hadir
berdiri tidak duduk. Berjabatan tangan dengan seluruh tamu yang
hadir, biasanya berjabatan tangan dengan lembut. Kartu bisnis harus
dicetak dengan bahasa Arab dan disisi lain dalam bahasa Inggeris.
 
3). Makalah, proposal, brosur dan kontrak harus dalam bahasa Arab yang
baik. Warga Saudi jalan fikirannya sangat cerdas dan selalu
mengharapkan mendapat barang yang berkualitas utama dan
pelayanan yang baik.
 
4). Berpakaian yang profesionil dan rapi akan sangat dihargai.
Menggunakan jas yang konservatif dan berdasi serta sepatu yang
disemir mengkilap.
 
5). Pada umumnya para pengusaha Arab Saudi berpendidikan tinggi dan
dapat berbahasa Inggeris dengan baik, tetapi mereka sangat
menghargai apabila kita dapat mempergunakan bahasa Arab dalam
memberikan salam atau bahasa Arab yang dipergunakan sehari-hari.
Kefasihan berbahasa Arab akan lebih memudahkan dan mendapat
kesempatan yang lebih luas dalam kegiatan bisnis.
 
6). Yang paling utama dalam pembicaraan di dunia Arab adalah jangan
terlalu banyak dipadati persoalan bisnis, bicarakan yang lain-lain
dahulu dan lebih baik ambil waktu yang panjang. Apabila
memungkinkan, biarkan mitra usaha (Arab Saudi) yang memulai topik
utama dalam pembicaraan bisnis.
 
7). Pada umumnya mereka tidak menyukai konfrontasi langsung, jangan
terlalu serius, ringan-ringan saja dan tetapi penuh persahabatan.
8). Jadwal pertemuan yang ketat tidak selalu dianjurkan, tetapi sesudah
pertemuan berlangsung tidak ada yang mengetahui kapan pertemuan
akan berakhir.18
 
9). Mengadakan pertemuan dengan keluarga kerajaan, biasa lebih
formal. Apabila keluarga kerajaan memasuki ruangan pertemuan,
seluruh tamu yang hadir tetap berdiri ditempat dan baru duduk apabila
tamu penting / keluarga kerajaan sudah duduk.
 
10). Jangan menyilangkan / angkat kaki dihadapan mereka atau
mengambil prakarsa untuk berjabatan tangan lebih dahulu. Sebutan
kehormatan kepada pangeran dan putri yang lebih senior adalah His
(Her) Royal Highness dan kepada yang lebih muda adalah Your
Highness. Sedangkan untuk penulisan di surat, memo, faksimili
maupun nota kepada keluarga kerajaan cukup dengan HRH atau HH
dan dicantumkan namanya yang bersangkutan, sama seperti menulis
formal untuk sebutan Profesor atau Doctor.
 
11). Bagi warga Saudi sangat ditekankan untuk menempatkan nama
keluarga atau suku / kaum dalam nama lengkap, mereka sangat
jarang memanggil nama akhir. Mereka memberikan tambahan bin
bagi pria dan binti bagi wanita dalam menentukan nama ayahnya
(keluarga) dan hanya memanggil nama pertamanya saja dalam nama
lengkap seperti Mohammad bin Abdulah atau Hala binti Faisal.
 
12). Sebagai wakil dari perusahaan yang ditempatkan di Arab Saudi, yang
penting adalah membangun kepercayaan terhadap mereka. Jangan
ragu-ragu / takut untuk menambah perhatian mereka dalam
melakukan pembicaraan misalnya latar belakang anda, kota asal anda
dan bagaimana menghabiskan waktu senggang anda.
 
13). Dalam pembicaraan diisi dengan cerita-cerita atau anekdot-anekdot
yang menarik. Mereka sangat mengagumi pidato-pidato dan hal yang
lainnya adalah bagaimana menghargai sesuatu yang penting seperti
yang anda ceritakan.
 
14) Ketika mengadakan pembicaraan bisnis, diharapkan menggunakan
bahasa Inggeris yang jelas, point-point yang penting diulang kembali.
Pendekatan yang profesional, sederhana tetapi mengena langsung.
 
15). Berlaku santai, jangan terlalu memaksakan proposal yang diajukan
atau presentation yang dibacakan. Perhatikan komentar-komentar
yang diajukan, karena hambatan bahasa dapat menimbulkan kesalah
pahaman dan jawab dengan sempurna seluruh pertanyaan.
 
16). Harus percaya diri, tumbuhkan rasa kesetiakawanan dan kebanggaan
atas usul maupun produk yang ditampilkan.
 
17). Presentasi yang ditampilkan tidak lebih dari 30 menit dan harus ada
copy yang akan dibagikan langsung kepada undangan yang hadir.19
 
18). Rencanakan beberapa pertemuan untuk membicarakan
kelanjutannya, jangan mengharapkan jawaban yang cepat dan
langsung, baik yang positif maupun negatif. Membutuhkan waktu
beberapa minggu atau bulan untuk mencapai persetujuan bisnis.
 
19). Orang Saudi pada umumnya tidak akan melakukan kritik yang terbuka
terhadap seseorang, khususnya gagasan ataupun proposal yang
diajukan. Apabila pihak pengundang (Arab Saudi) tidak berminat,
biasanya proposal yang diajukan tidak akan diterima.
 
20). Diperlukan kesabaran dan jangan ditekan dalam berlangsungnya
proses pembuatan keputusan. Bagi orang-orang / warga Arab,
lampiran-lampiran yang dibuat, tidak terlalu penting seperti orangorang Barat dan mereka mencoba mempercepat proses atau
keputusan, yang mungkin hasilnya tidak memuaskan seperti yang
diinginkan kedua belah pihak.
 
21). Mengatakan " tidak " secara langsung, walaupun tidak sopan, adalah
biasa di Arab Saudi.  Mereka akan mengatakan tidak, apabila mereka
menolak sebuah keputusan, meskipun menerima proposal bisnis yang
diajukan. Seorang pengusaha akan menerima secara lisan proposal
yang diajukan,mereka bisa berubah pikiran.
(gambar: Alhosnu.ae/Kemendag)