7 Karakter Dasar Entrepreneur

Wednesday, 13 June 2012     (hits 1437)

Geoffrey G. Meredith, seorang ekonom dunia mengemukakan beberapa karakter yang harus dimiliki oleh para pebisnis. Menurut Suherman trainer Ciputra Entrepreneurship, karakter spesial ini harus dimiliki karena seorang pengusaha profesional merupakan manusia pilihan yang tampil berbeda dengan manusia biasa. “Jadi mereka memang bukan manusia biasa, itulah entrepreneur sejati,” ujarnya dalam training Ciputra Entrepreneurship di Bontang, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.

Kemudian apa saja karakter entrepreneur sejati? Mari kita telisik satu per satu.

1. Percaya diri
Seorang entrepreneur harus memiliki keyakinan diri atas kemampuan yang ia miliki dalam menjalankan bisnisnya maupun dalam menghadapi masalah-masalah yang harus dihadapinya saat menjalankan bisnisnya tersebut. Keyakinan diri ini juga harus dibarengi dengan sikap kemandirian dan rasa optimisme.

2. Orientasi pada tugas dan hasil
Seorang entrepreneur sejati senantiasa memiliki tujuan-tujuan  tertentu yang ia tetapkan dalam meraih hasil maksimal bagi bisnisnya. Dan, sebagai seorang pelaku bisnis, tentu laba menjadi salah satu tujuan utama. Dalam usaha mencapai tujuan-tujuan yang ada, seorang entrepreneur harus memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan penuh inisiatif.

3. Pengambil risiko
Seorang entrepreneur harus berani mengambil risiko, bahkan suka akan tantangan.

4. Kepemimpinan
Seorang entrepreneur harus mampu bertindak sebagai pemimpin. Ia harus bisa menempatkan dirinya di tengah para bawahannya dengan baik, maupun dengan berbagai pihak luar yag harus ia temui setiap harinya berkaitan dengan bisnis yang dijalani.

5. Keorisinilan
Seorang entrepreneur harus memiliki kreativitas tinggi dan mampu menciptakan inovasi-inovasi dalam usahanya. Tanpa adanya kreativitas untuk menciptakan ide-ide orisinil, tentu seorang entrepreneur tidak akan bisa bertahan dalam dunia persaingan bisnis.

6. Orientasi ke masa depan
Seorang entrepreneur tidak boleh terjebak dengan pemikiran sempit dan rencana-rencan jangka pendek saja. Ia wajib memiliki rencana jangka panjang dan cara berpikir yang berorientasi terhadap kelangsungan bisnisnya di masa depan.

7. Mau terima kritik
Seorang entrepreneur sejati tidak menganggap kritik sebagai suatu hal yang menakutkan. Kritik merupakan masukan berarti untuk memperbaiki diri. (*/ian)